Kamis, 17 Februari 2011

Aplikasi Matematika Dalam Bidang Psikologi

• Aplikasi Matematika dalam Bidang Psikologi


Dalam aplikasi matematika ini saya mengambil permasalahan mengenai hubungan teori peluang terhadap matematika.
Peluang mula-mula dikenal pada abad ke-17 yang bermula dari permainan sebuah dadu yang dilempar. Peluang sendiri memiliki definisi:
Peluang suatu kejadian yang diinginkan yaitu perbandingan banyaknya titik sampel kejadian yang diinginkan dengan banyaknya anggota ruang sampel kejadian tersebut.
Peluang disebut juga dengan nilai kemungkinan.

Misalkan A adalah suatu kejadian yang diinginkan, maka nilai peluang kejadian A dinyatakan dengan
P(A)= banyak kejadian A : banyak kejadian yang mungkin

Dapat dicontohkan saja peluang (kemungkinan,probability) dari permukaan dadu yang tampak ketika dilempar, diamati dan dihitung, perhitungan sejenis ini berkembang cukup pesat menjadi teori peluang yang banyak pemakaiannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian dalam berpergian pula kita sering mempertanyakan apakah terjadi hujan hari ini. Maupun dalam berdagang kita selalu berfikir tentang kemungkinan untuk mengambil keuntungan. Masih banyak contoh lagi yang berkaitan dengan peluang.

Misalnya saja contoh lain dalam peluang dapat diterapkan pula dalam bidang psikologi, diantaranya kita dapat membandingkan peluang mengenai sampai mana kita dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan metode tersebut secara baik, dan sesuai dengan yang diharapkan.

Diantaranya yaitu menyelesaikan suatu permasalahan hingga dapat mencapai puncak kesuksesan, kita dapat melakukan observasi dengan berbagai cara. Untuk mendapatkan hasil yang baik, tepat dan sesuai dengan apa yang diinginkan salah satunya dapat dilakukan dengan tahap dan metode peluang. Misalnya tahap pertama kita melakukan penyelesaian masalah dengan proses pendekatan, tahap kedua kita mendengarkan sumber mengenai permasalahannya, dan ketiga dengan pengamatan secara instan dengan melihat penampilannya saja.
Dari ketiga penyelesaian ini dapat kita amati dengan metode peluang, cara dan metode mana yang dapat menghasilkan penyelesaian secara baik dan tepat. Dengan cara yang telah didefinisikan tadi mengenai perbadingan kejadian yang di kaitkan dengan tahap penyelesaian. Sehingga dapat dihasilkan kemungkinan yang tepat dan sesuai dalam menyelesaikan masalah.
Diantaranya dapat kita lihat:
1. peluang yang pertama kita melakukannya dengan proses pendekatan, dari hasil ini kita dapat mengetahui secara keseluruhan dan mendapatkan hasilnya sejauh mana masalah yang dialami oleh pasien dan bagaimana lingkunan sekitarnya.
2. tahap kedua kita mendengarkan sumber mengenai permasalahannya, dari pengamatan ini kita hanya dapat mendapatkan peluang dari sumber saja sehingga hanya 1 pihak yang dapat kita lihat.
3. kemudian tahap terakhir dengan pengamatan secara instan dengan melihat penampilannya saja, dengan tahapan ini peluang yang didapatkan belum tentu sesuai dengan apa yang kita lihat. Misalnya saja seorang punk rock jalanan belum tentu sesuai dengan penampilan dia yang dapat membuat seseorang takut dan merasa tidak nyaman berada disisinya. Bisa saja dia memiliki penampilan yang berantakan, padahal hatinya sangat baik dan ramah dengan semua orang. Hanya karena factor tertentu maka dia memiliki penampilan seperti itu.

Dari berbagai macam peluang yang diambil dan diamati tadi, kita dapat menarik kesimpulan peluang mana yang dapat menghasilkan suatu kesimpulan serta hasil yang baik sehingga sesuai untuk kita tarik suatu penyelesaiannya yang tepat. Sehingga dapat dilihat dari peluang yang dilakukan, cara pertama akan mengahasilkan data lebih lengkap dan keseluruhan.

Oleh karena itu dengan menggunakan rumus nilai peluang seperti yang tertera diatas maka kita dapat juga memanfaatkan dan menggunakannya , dengan cara membandingkan berapa banyak kejadiannya dengan kejadian yang mungkin ditimbulkan. Yang kemudian akan menghasilakan suatu peluang yang benar-benar sesuai.






Daftar Pustaka:

http://matematikanet.blogspot.com/2009/01/teori-peluang.html

http://genius.smpn1-mgl.sch.id/file.php/1/ANIMASI/matematika/Teori%20Peluang/materi01.html